Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Tempat Wudlu Siap Pakai, PLO Salat dengan Nyaman

Para PLO tengah khusyu berzikir usai salat dzuhur di musalla PCNU Ponorogo (23-3)

Para PLO tengah khusyu berzikir usai salat dzuhur di musalla PCNU Ponorogo (23-3)NU Online Ponorogo – Seminggu yang lalu tempat wudlu yang menjadi bagian dari pembangunan gedung terpadu NU Ponorogo selesai dibangun. Meskipun lantainya masih dilapisi semen kasar, namun 3 kran air yang terpasang sudah berfungsi dengan baik. Tentu saja kondisi ini membuat nyaman para Staf Sekretariat PCNU dan aktivis Banom NU yang akrab disebut “Pasukan Lali Omah” atau PLO.

“Kran air sengaja dipasang selang pendek agar air dapat mengalir deras,” ungkap Septa salah satu Staf Sekretariat PCNU kepada NU online Ponorogo.

Sebelum tempat wudlu ini disempurnakan, hanya tersedia satu kran air yang terhubung langsung dengan dengan pipa pralon yang mengalirkan air dari tandon air yang berada di atas tempat wudlu. Katup kran air itupun tidak berfungsi dengan baik, sehingga tidak bisa menahan aliran air saat tidak digunakan.

Air mengalir lancar dari kran tempat wudlu di samping musalla PCNU
Air mengalir lancar dari kran tempat wudlu di samping musalla PCNU

“Karena darurat, saat itu katup kran air terpaksa disumbat dengan selang yang ujungnya ditutup paten, sedangkan kran air sudah baik semua,” tambah Septa.

Berfungsinya tempat wudlu kantor PCNU rupanya menambah semangat para PLO untuk segera mendirikan salat saat masuk waktu salat. Apalagi sudah hampir satu bulan ini kondisi lantai kantor PCNU dalam keadaan bersih dan suci karena pihak Sekretariat memberlakukan peraturan wajib melepas alas kaki.

Para staf Sekretariat dan PLO hampir selalu melakukan salat berjamaah pada waktu Dzuhur dan Asyar di musalla PCNU. Pada waktu salat Maghrib dan Isya’ tinggal para PLO ditambah beberapa pedagang di sekitar kantor PCNU dan aktivis NU lain yang menggunakan musalla. Nyaris hanya beberapa pengurus PC IPNU yang menggunakan musalla berukuran 4 x 5 meter itu untuk salat subuh.

Sementara itu, pembangunan gedung terpadu NU Ponorogo saat ini memasuki tahap pemasangan keramik di lantai dua dan tiga. H. Suparlin, Bendahara Panitia Pembangunan menyatakan saat ini pihaknya sedang merencanakan rehab gedung PCNU yang lama.

“Saat ini kami (Panitia Pembangunan, Red) sedang menyelesaikan RAB untuk pembangunan rehab gedung PCNU lama,” kata H. Suparlin kepada NU online Ponorogo .

Suparlin menyebut, Panitia pembangunan masih berkonsentrasi untuk merampungkan pembangunan gedung terpadu.

“Biar selesai dulu (pembangunan) gedung terpadu, baru panitia akan menggelar rapat untuk merencanakan rehab gedung PCNU yang lama,” pungkasnya. (Idam)

Reporter: Idam
Editor : Budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *