NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Lulusan Ponpes Ittihadul Ummah Berjanji Pegang Teguh Aswaja An-Nahdliyah

Pengasuh Ponpes Ittadul Ummah bepose bersama pengurus Yayasan Al-Ittihad usai melepas para lulusan
Pengasuh Ponpes Ittadul Ummah bepose bersama pengurus Yayasan Al-Ittihad usai melepas para lulusan

NU Online Ponorogo – Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Jarakan Banyudono Ponorogo, Senin (21/6) pagi mengukuhkan para lulusan lembaga-lembaga yang bernaung di Yayasan Al-Ittihad.

Para lulusan yang dikukuhkan di aula pesantren itu berasal dari Majlis Murottilil Qur’an (MMQ), 8 santri dan Madin Al-Wustha Al-Jariyah, 22 santri. Selebihnya 52 santri lulusan MTs Ma’arif Nahdlatul Ummah. MA Ma’arif Nahdlatul Ummah meluluskan 28 santri.

Pengukuhan lulusan dilakukan Pengasuh Drs. KH. Imam Sayuti Farid, SH., M.Si. “Pada hari ini, 12 Juni 2021 saya selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ittahadul Ummah mengukuhkan lulusan lembaga-lembaga di bawah naungan Yayasan Al-Ittihad,” ucapnya.

Di bagian akhir pengukuhan, Kiai Sayuti berharap ilmu yang diperoleh para lulusan bermanfaat. “Dengan demikian Anda resmi dinyatakan sebagai alumni Pondok Pesantren Ittihadul Ummah,” pungkasnya.

Salah satu wisudawan didaulat memimpin pembacaan ikrar alumni. Ikrar alumni menyebutkan tekad mereka untuk senantiasa mengamalkan dan memperjuangkan Islam ala ahlissunnah wal jama’ah an-nahdliyah.

Bagian ikrar selanjutnya menegaskan komitmen menjaga dan menjunjung tinggi nama baik lembaga-lembaga di Yayasan Al-Ittihad Ponorogo. “Senantiasa menuntut ilmu dan mengembangkannya serta berakhlakul karimah, berjiwa rahmatan lil’alamin dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ucap pembaca ikrar ditirukan seluruh wisudawan.

Wajah berseri nampak dari aksi sebagian lulusan saat mengikuti sesi poto bersama
Wajah berseri nampak dari aksi sebagian lulusan saat mengikuti sesi poto bersama

Ucapan selamat disampaikan perwakilan Yayasan Al-Ittihad Drs. H. Syaikuddin Nasir, M. Pd. Pesan khusus disampaikannya kepada para alumni MTs. “Perjalananmu dalam menuntut ilmu masih panjang,” tuturnya di tengah sambutan.

Pak Syaikhu, panggilan akrab Kasubag TU Kantor Kemenag Ponorogo juga menghimbau lulusan MTs untuk melanjutkan pendidikan di MA.

“Ilmu yang kalian peroleh, baik di pendidikan formal maupun informal belum cukup, maka kami sarankan untuk menuntaskan belajar di tingkat MA,” tandasnya.

Himbaun serupa disampaikan pak Syaikhu kepada alumni MA. Dikatakannya, pihak pesantren memberikan kesempatan bagi alumni MA yang masih ingin menimba ilmu sambil kuliah.

“Dekat sini ada ada Insuri (IAI Sunan Giri, Red) yang punya program beasiswa bagi kalangan du’afa,” imbuhnya.

Sementara pada acara ini juga diumumkan lulusan terbaik. MA Ma’arif Nahdlatul Ummah menetapkan Yassirly Amriyah sebagai lulusan terbaik. Tiara Zahrotul Anza terpilih sebagai lulusan terbaik MTs Ma’arif Nahdlatul Ummah. Lulusan terbaik Madin Al Jariyah Wustho dipegang Ulfi Hanifah dan Zainal Abidin lulusan terbaik Majlis Murottilil Qur’an PP. Ittihadul Ummah.

Reporter: Idam
Editor: Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera