NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

Rais Syuriyah PCNU Ponorogo, Ajak Warga NU Dewasa Menyikapi Dinamika Politik

Penyerahan tumpeng dari ketua DPC PKB Drs.Ibnu Mulatazam kepada Rais Syuriyah PCNU KH.Solehan Al-hafidz, diikuti jajaran pengurus DPC PKB Ponorogo
Penyerahan tumpeng dari ketua DPC PKB Drs.Ibnu Mulatazam kepada Rais Syuriyah PCNU KH.Solehan Al-hafidz, diikuti jajaran pengurus DPC PKB Ponorogo

NU Online Ponorogo – Dalam acara tasyakuran ditetapkannya Perpres nomor 82 tahun 2021 tentang pendanaan pesantren, yang diadakan DPC PKB Ponorogo (Jumat, 17 september 2021), Rais Syuriyah PCNU Ponorogo, KH. Solehan Al-hafidz menyatakan bahwa NU harus mengakhiri polemik Pasca Pilkada Ponorogo. Dalam sambutannya beliau menyatakan, bahwa kehadirannya di acara adalah untuk menunjukkan dan mengajarkan kepada umat bahwa perbedaan pilihan dalam politik adalah hal biasa. Lebih lebih bagi NU, politik adalah wasilah untuk memperjuangkan kemaslahatan umat.

” Pilkada kemarin itu ibaratnya kita sedang main ketoprak, ketika berada di panggung kita harus main dengan sungguh-sungguh supaya penonton senang, tetapi setalah ketoprak selesai ya harus berhenti perang perangan, kalau ketoprak selesai tapi masih perang itu namanya tidak waras” katanya.

Menurutnya, NU dan PKB harus kembali kepada garis perjuangannya. Yaitu memperjuangkan kemaslahatan ummat, PKB melalui jalur politik kebijakan yang sejalan dengan perjuangan NU.

Acara tasyakuran dan sosialisasi atas terbitnya Perpres 822021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren di Sekretariat DPC PKB Ponorogo
Acara tasyakuran dan sosialisasi atas terbitnya Perpres 822021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren di Sekretariat DPC PKB Ponorogo

Mengenai ditetapkannya perpres yang mengatur dana abadi penyelenggaraan pesantren itu, KH. Solehan Al-hafidz yang juga pengasuh Pondok Pesantren Nurul Qur’an menyampaikan apresiasinya kepada PKB yang telah berhasil memperjuangkan Undang-Undang Pesantren dengan telah diterbitkannya Perpres 82 tahun 2021. Menurutnya, banyak santri yang di PKB, jadi sudah seharusnya PKB memperjuangkan Nasib Pesantren.

Beliau juga mengapresiasi niatan PKB menyediakan upaya advokasi untuk kesiapan pesantren menyambut Perpres tersebut.

Reporter: Jamal
Editor : Budi

Informasi terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera