Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PONOROGO mengimbau kepada Nahdliyin untuk senantiasa Menjaga Kesehatan, Mematuhi Instruksi, Himbauan, dan Protokol yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, termasuk tidak keluar rumah dan jaga jarak aman (Physical Distancing) agar tercapai kemaslahatan bersama, serta Memperbanyak Doa dan Amaliyah sebagaimana instruksi PBNU serta memohon pertolongan kepada Allah SWT semoga pandemi Covid-19 bisa diatasi dengan segera

NU PONOROGO

Official Website PCNU Ponorogo

JRA Batoro Katong Jadikan Ruqyah Sebagai Media Dakwah

NU online Ponorogo – Jam’iyah Ruqyah Aswaja (JRA) Batoro Katong Ponorogo kembali menggelar pengajian rutin dan ruqyah masal, Kamis (10/11) kemarin. Gelaran di masjid NU Jalan Batoro Katong Ponorogo ini diikuti peserta dengan jumlah terbatas. Hanya pengurus dan jamaah tetap JRA Batoro Katong yang mengikuti acara.

Ustadz Kholid Abasa Rifa'i, wakil ketua PC JRA Natori Katong saat memberikan tausiyah
Ustadz Kholid Abasa Rifa’i, wakil ketua PC JRA Natori Katong saat memberikan tausiyah

“Karena pandemi covid-19 belum juga hilang, kami (pengurus JRA Batoro Katong, Red) membatasi jamaah hanya 50 orang,” ungkap Ustadz Kholid Abasa Rifa’i Wakil Ketua PC JRA Batoro Katong.

Kegiatan inti pada rutinan setiap malam Jumat Legi adalah ruqyah masal untuk jamaah yang membutuhkannya. Namun nuansa majlis taklim begitu terasa pada kegiatan rutin JRA Batoro Katong.

Begitu pembawa acara mengakhiri pengantarnya, suasana serambi masjid NU semakin terasa syahdu dengan lantunan ratibul hadad yang dibaca seluruh yang hadir.

Seusai pembacaan ratibul haddad, Ustadz Kholid tampil memberikan tausiyah. Pemberian tausiyah ini menurutnya menjadi paket dakwah sesuai misi JRA Batoro Katong.

“Tausiyah ini ditujukan kepada peserta ruqyah masal yang merupakan terapi Qurani,” imbuh Ustadz Kholid.

Terapi Qurani yang dilakukan oleh Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Batoro Katong Ponorogo merupakan pengobatan sekaligus melakukan dakwah kepada pasiennya. Sehingga para pasien yang datang mengikuti terapi Qurani ini bisa berobat sekaligus mendapatkan pengetahuan ilmu keIslaman, utamanya pemahaman tentang nilai-nilai keimanan.

Karena itu, untuk yang kesekian kalinya Ustadz Kholid dalam tausiyahnya mengajak anggota dan simpatisan JRA Batoro Katong untuk melalukan pengobatan cara Qur’ani.

“Penanaman pemahaman kepada pasien bahwasanya semua penyakit bisa disembuhkan dengan Alquran atas izin Allah Swt sangat penting disampaikan di setiap pertemuan,” pungkasnya kepada NU online Ponorogo. (dam)

Reporter: Idam
Editor: Budi

Informasi terkait:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *