
NU Online Ponorogo — MWCNU Mlarak mulai mematangkan rencana pembangunan kantor terpadu yang akan berdiri di atas tanah wakaf. Lokasi tanah tepat di samping Pondok Pesantren Darunnaja Jalen, Ngrukem. Rapat persiapan digelar di kediaman Ketua MWCNU Mlarak, Gus H. Halwani Sukron, Jumat (21/11). Rapat ini dihadiri jajaran pengurus serta panitia pembangunan.
Beberapa hari sebelum rapat tersebut, MWCNU Mlarak resmi menunjuk H. Thohir Fauzi sebagai Ketua Panitia Pembangunan. Meski saat ini ia menjabat sebagai Bendahara PCNU Ponorogo, penunjukan tersebut lebih didasarkan pada keberadaannya sebagai penduduk Desa/Kecamatan Mlarak.
“Saya diminta membantu panitia karena saya orang Mlarak. Ini amanah yang insyaAllah akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar H. Thohir Fauzi.
Lebih lanjut H. Thohir menyampaikan, Rapat perdana tersebut menjadi langkah awal untuk menyusun timeline pembangunan, pembentukan struktur kerja panitia, serta strategi penghimpunan dana. MWCNU Mlarak menargetkan proses pembangunan dapat dimulai setelah seluruh perizinan dan perencanaan teknis selesai disiapkan.
Rencana gedung kantor terpadu akan dibangun dua lantai, diproyeksikan menjadi pusat administrasi sekaligus ruang pelayanan organisasi, baik NU maupun Badan Otonom NU.
“Kebutuhan anggaran yang saat ini masih dalam proses penghitungan oleh panitia. Estimasi awal, pembangunan membutuhkan biaya cukup besar sehingga akan ditempuh melalui gotong royong warga NU, donatur, serta dukungan dari pihak lain yang halal dan tidak mengikat,” ungkap H. Thohir.
Sementara itu, ketua MWCNU Mlarak, Gus H. Halwani Sukron menyampaikan bahwa keberadaan kantor terpadu ini akan menjadi lompatan penting bagi tata kelola MWCNU dan Banom NU.
“Kantor ini nanti akan menjadi pusat kegiatan NU dan seluruh Banom NU di Mlarak. Kami ingin penguatan organisasi dimulai dari sarana yang memadai,” tegasnya.
Kontributor: Sahabat Media LTN